Senin, 16 Maret 2009
Kiat memperpanjang umur flashdisk
Flashdisk hanya bisa aktif bila ada arus listrik yang berasal dari port USB komputer. Beberapa flashdisk memerlukan daya listrik yang lebih besar dari lainnya. Jika kekurangan arus, biasanya tidak akan terdeteksi oleh windows.
Nah kalau Anda menghadapi kondisi seperti ini, engga usah cemas dulu, solusinya sangat mudah, kalau Anda menggunakan kabel USB extension **bahasa kerennya cabangan USB**, lepaskan kabel tersebut, kemudian langsung tancapkan flashdisk ke port USB matherboard, dijamin flashdisk langsung terdeteksi.
Terkadang juga flashdisk tidak terbaca jika kabel yang digunakan terlalu panjang, so hindari juga menggunakan kabel yang terlalu panjang.
Transfer Lambat
Mungkin Anda bertanya-tanya, ketika mentransfer data dari flashdisk ke harddisk sangat cepat, tetapi sebaliknya ketika mentransfer data dari harddisk ke flashdisk sangat lambat. Ngga usah khawatir, karena memang umumnya transfer data seperti itu. Dalam hal ini harus dipahami semua itu berhubungan dengan kecepatan transfer yang dimiliki oleh masing-masing device. Kecepatan yang dimiliki oleh sebuah harddisk jelas lebih tinggi dibandingkan dengan flashdisk. Oleh karena itu wajar dong bila kecepatan transfer data dari flashdisk ke harddisk lebih cepat dibandingkan sebaliknya.
File System
File system yang sering digunakan adalah FAT atau FAT32, karena keduanya bisa diakses hampir disemua komputer yang mendukung USB port.
Tips Penggunaan
Jangan menyimpan file-file dalam jumlah banyak kedalam flashdisk, jika memungkinkan lebih baik di zip. Karena semakin banyak file tersimpan maka proses menulis flashdisk juga akan lebih banyak sehingga memperpendek usianya. Jika tidak begitu penting, hindari mengedit langsung dari flashdisk. Jika tidak digunakan, lepas flashdisk dari komputer. Usahakan juga selalu melepas flashdisk dari komputer melalui “Safely remove USB Mass Storage Device” dan hindari langsung melepas flashdisk ketika proses membaca/menulis, karena bisa rusak akibat arus listrik.
Tahukah Anda, dengan mencabut flashdisk secara aman, Anda dapat menghindari hilang/rusaknya data yang belum selesai di tulis di flashdisk. Mencabut flashdisk mendadak, bisa membuat data-data yang belum selesai di tulis dari memori ke flashdik rusak atau hilang.
Selain itu, dengan mencabut secara aman, Anda dapat memperpanjang umur flashdisk Anda karena proses baca/tulis antara flashdisk dan komputer diamankan dulu, dan konsleting (yang dapat merusak komponen flashdisk) dapat dicegah… So, terserah Anda mau pilih yang mana, langsung dicabut atau menggunakan cara yang aman…
Semoga bermanfaat…
Nah kalau Anda menghadapi kondisi seperti ini, engga usah cemas dulu, solusinya sangat mudah, kalau Anda menggunakan kabel USB extension **bahasa kerennya cabangan USB**, lepaskan kabel tersebut, kemudian langsung tancapkan flashdisk ke port USB matherboard, dijamin flashdisk langsung terdeteksi.
Terkadang juga flashdisk tidak terbaca jika kabel yang digunakan terlalu panjang, so hindari juga menggunakan kabel yang terlalu panjang.
Transfer Lambat
Mungkin Anda bertanya-tanya, ketika mentransfer data dari flashdisk ke harddisk sangat cepat, tetapi sebaliknya ketika mentransfer data dari harddisk ke flashdisk sangat lambat. Ngga usah khawatir, karena memang umumnya transfer data seperti itu. Dalam hal ini harus dipahami semua itu berhubungan dengan kecepatan transfer yang dimiliki oleh masing-masing device. Kecepatan yang dimiliki oleh sebuah harddisk jelas lebih tinggi dibandingkan dengan flashdisk. Oleh karena itu wajar dong bila kecepatan transfer data dari flashdisk ke harddisk lebih cepat dibandingkan sebaliknya.
File System
File system yang sering digunakan adalah FAT atau FAT32, karena keduanya bisa diakses hampir disemua komputer yang mendukung USB port.
Tips Penggunaan
Jangan menyimpan file-file dalam jumlah banyak kedalam flashdisk, jika memungkinkan lebih baik di zip. Karena semakin banyak file tersimpan maka proses menulis flashdisk juga akan lebih banyak sehingga memperpendek usianya. Jika tidak begitu penting, hindari mengedit langsung dari flashdisk. Jika tidak digunakan, lepas flashdisk dari komputer. Usahakan juga selalu melepas flashdisk dari komputer melalui “Safely remove USB Mass Storage Device” dan hindari langsung melepas flashdisk ketika proses membaca/menulis, karena bisa rusak akibat arus listrik.
Tahukah Anda, dengan mencabut flashdisk secara aman, Anda dapat menghindari hilang/rusaknya data yang belum selesai di tulis di flashdisk. Mencabut flashdisk mendadak, bisa membuat data-data yang belum selesai di tulis dari memori ke flashdik rusak atau hilang.
Selain itu, dengan mencabut secara aman, Anda dapat memperpanjang umur flashdisk Anda karena proses baca/tulis antara flashdisk dan komputer diamankan dulu, dan konsleting (yang dapat merusak komponen flashdisk) dapat dicegah… So, terserah Anda mau pilih yang mana, langsung dicabut atau menggunakan cara yang aman…
Semoga bermanfaat…
Tips melindungi laptop dari serangan virus..!!
Laptop yang diciptakan untuk mendukung mobilitas ini sebenarnya lebih rentan terhadap serangan virus, karena sebagian besar laptop sekarang sudah dilengkpi dengan WiFi, kemudahan koneksi internet inilah yang membuat laptop cukup rentan dengan serangan virus.
Untuk membersihkan sebuah laptop dari infeksi virus memang tidak semudah membersihakan virus yang menyerang PC dekstop. Misalnya bila PC dekstop terinfeksi virus cukup parah dan bila antivirus yang diinstall pada PC tidak mampu, saya biasanya melepas harddisk dan meng-slave-kannya pada komputer yang bersih untuk di scan. Tapi langkah tersebut tidak mudah untuk laptop, karena untuk ngambil harddisk yang ada di dalam laptop tidaklah gampang, malah bisa-bisa garansinya hilang, nah lo….
Ada banyak cara untuk scan virus di laptop yang sudah terlanjur terinfeksi virus, bisa dengan cara men-sharing-kan laptop tersebut untuk discan dengan komputer/laptop yang bersih dan punya antivirus yang selalu terupdate. Atau bila Anda mempunyai harddisk eksternal bisa membackup terlebih dahulu data yang Anda miliki kemudian restore file ghost laptop Anda, setelah itu install antivirus, dan jangan lupa update antivirus Anda dengan updatean terbaru, setelah itu baru scan kembali data Anda.
Hal tersebut diatas pernah saya alami ketika laptop atasan saya bermasalah. Gejala yang timbul pada laptop yang telah terinfeksi virus atau spyware, adalah saat dihidupkan memerlukan waktu yang lama untuk loadingnya. Pada saat dipakai untuk bekerja semua proses menjadi berat dan lambat seolah-olah laptop mengalami penurunan performa dengan drastis. Dan ketika laptop terhubung ke internet, beberapa situs tidak bisa diakses, bisa juga selalu diarahkan ke situs lainnya yang tidak jelas, iklan-iklan bermunculan di layar secara tiba-tiba, bisa juga bermunculan berbagai pop-up yang ngga jelas dan ini sangat mengganggu dan menurunkan kinerja laptop itu sendiri.
Seperti pepatah “melindungi memang lebih baik daripada mengobati”, jadi sebaiknya laptop dilindungi dari serangan virus dibanding harus menyembuhkannya ya ngga?
Bila laptop Anda sering berinteraksi dengan dunia maya, maka besar kemungkinan ribuan virus akan mencoba untuk memasuki sistem laptop tersebut. Internet memang mempermudah penyebaran virus, apalagi saat ini, sebuah virus sudah dapat menyebarkan dirinya ke seluruh jaringan komputer yang ada di dunia nyata hanya dalam hitungan beberapa detik.
Ada beberapa langkah untuk mengantisipasi serangan virus. Antisipasi ini untuk mencegah virus masuk dan menginfeksi sistem Anda.
1. Gunakanlah antivirus yang terekomendasi bagus dan handal. Anda bisa menggunakan antivirus yang tersedia gratis di internet. Atau kalo masih ragu dengan antivirus gratis, bisa juga menggunakan antivirus yang berbayar. Berdasarkan informasi teman saya yang pernah berlagganan antivirus berbayar, berlangganan antivirus relatif tidak mahal, kisarannya hanya 250 ribu pertahunnya, jadi kita hanya perlu merogoh kantong 23 ribu perbulannya, lebih murah kan dari biaya rokok Anda perbulan ?
2. Bila menggunakan antivirus berbayar, maka sebaiknya pastikan antivirus tersebut mempunyai perwakilan di Indonesia, Hal ini cukup penting bila terjadi masalah pada antivirusnya. Bahkan antivirus yang mempunyai perwakilan di Indonesia akan lebih cepat mengupdate bila ada serangan virus lokal.
3. Pastikan sistem operasi yang Anda gunakan selalu dalam keadaan terupdate. Karena kenyataannya celah keamanan selalu ditemukan oleh hacker atau sang pembuat virus itu sendiri. Hal itulah yang menyebabkan mengapa sistem operasi harus selalu dalam keadaan terupdate. Disamping mengamankan dari serangan virus, melakukan update sistem operasi juga akan membuat laptop berjalan dalam keadaan stabil.
Bila Anda pengguna windows bajakan, tidak mungkin kan kalo langsung update dari microsoft, bisa-bisa diblokir lagi operating system Anda, tapi tenang…. saya udah siapkan update gratis untuk Anda, silahkan download disini
4. Lakukanlah backup data secara rutin. Hal ini akan mencegah Anda kehilangan data penting apabila laptop Anda ternyata masih terinfeksi virus. Jika sering menggunakan disket, flashdisk, harddisk eksternal, pada komputer/laptop yang dipakai oleh banyak orang, ingatlah selalu untuk melakukan scanning antivirus pada media penyimpanan tersebut sebelum Anda menjalankannya pada laptop kesayangan Anda.
5. Waspadalah terhadap lampiran/attachment email. Sampai saat ini, lampiran email merupakan sarana yang paling disukai oleh pmbuat virus untuk menyebarkan virus buatannya. Disamping mudah menipu penerima email, penyebaran via lampiran email juga berlangsung sangat cepat. Jangan pernah membuka suatu lampiran email sebelum melakukan scanning dengan program antivirus, walau email tersebut datang dari sahabat Anda sekalipun.
6. Berhati-hatilah saat mendownload program gratisan yang banyak ditawarkan di internet. Selalulah mengunduh dari situs yang terpercaya berdasarkan review banyak orang. Lakukan scanning installer program tersebut sebelum dipasang di komputer.
7. Saat melakukan browsing, maka sebaiknya berhati-hati terhadap website atau link yang disebar via program messangger.
Semoga bermanfaat
Untuk membersihkan sebuah laptop dari infeksi virus memang tidak semudah membersihakan virus yang menyerang PC dekstop. Misalnya bila PC dekstop terinfeksi virus cukup parah dan bila antivirus yang diinstall pada PC tidak mampu, saya biasanya melepas harddisk dan meng-slave-kannya pada komputer yang bersih untuk di scan. Tapi langkah tersebut tidak mudah untuk laptop, karena untuk ngambil harddisk yang ada di dalam laptop tidaklah gampang, malah bisa-bisa garansinya hilang, nah lo….
Ada banyak cara untuk scan virus di laptop yang sudah terlanjur terinfeksi virus, bisa dengan cara men-sharing-kan laptop tersebut untuk discan dengan komputer/laptop yang bersih dan punya antivirus yang selalu terupdate. Atau bila Anda mempunyai harddisk eksternal bisa membackup terlebih dahulu data yang Anda miliki kemudian restore file ghost laptop Anda, setelah itu install antivirus, dan jangan lupa update antivirus Anda dengan updatean terbaru, setelah itu baru scan kembali data Anda.
Hal tersebut diatas pernah saya alami ketika laptop atasan saya bermasalah. Gejala yang timbul pada laptop yang telah terinfeksi virus atau spyware, adalah saat dihidupkan memerlukan waktu yang lama untuk loadingnya. Pada saat dipakai untuk bekerja semua proses menjadi berat dan lambat seolah-olah laptop mengalami penurunan performa dengan drastis. Dan ketika laptop terhubung ke internet, beberapa situs tidak bisa diakses, bisa juga selalu diarahkan ke situs lainnya yang tidak jelas, iklan-iklan bermunculan di layar secara tiba-tiba, bisa juga bermunculan berbagai pop-up yang ngga jelas dan ini sangat mengganggu dan menurunkan kinerja laptop itu sendiri.
Seperti pepatah “melindungi memang lebih baik daripada mengobati”, jadi sebaiknya laptop dilindungi dari serangan virus dibanding harus menyembuhkannya ya ngga?
Bila laptop Anda sering berinteraksi dengan dunia maya, maka besar kemungkinan ribuan virus akan mencoba untuk memasuki sistem laptop tersebut. Internet memang mempermudah penyebaran virus, apalagi saat ini, sebuah virus sudah dapat menyebarkan dirinya ke seluruh jaringan komputer yang ada di dunia nyata hanya dalam hitungan beberapa detik.
Ada beberapa langkah untuk mengantisipasi serangan virus. Antisipasi ini untuk mencegah virus masuk dan menginfeksi sistem Anda.
1. Gunakanlah antivirus yang terekomendasi bagus dan handal. Anda bisa menggunakan antivirus yang tersedia gratis di internet. Atau kalo masih ragu dengan antivirus gratis, bisa juga menggunakan antivirus yang berbayar. Berdasarkan informasi teman saya yang pernah berlagganan antivirus berbayar, berlangganan antivirus relatif tidak mahal, kisarannya hanya 250 ribu pertahunnya, jadi kita hanya perlu merogoh kantong 23 ribu perbulannya, lebih murah kan dari biaya rokok Anda perbulan ?
2. Bila menggunakan antivirus berbayar, maka sebaiknya pastikan antivirus tersebut mempunyai perwakilan di Indonesia, Hal ini cukup penting bila terjadi masalah pada antivirusnya. Bahkan antivirus yang mempunyai perwakilan di Indonesia akan lebih cepat mengupdate bila ada serangan virus lokal.
3. Pastikan sistem operasi yang Anda gunakan selalu dalam keadaan terupdate. Karena kenyataannya celah keamanan selalu ditemukan oleh hacker atau sang pembuat virus itu sendiri. Hal itulah yang menyebabkan mengapa sistem operasi harus selalu dalam keadaan terupdate. Disamping mengamankan dari serangan virus, melakukan update sistem operasi juga akan membuat laptop berjalan dalam keadaan stabil.
Bila Anda pengguna windows bajakan, tidak mungkin kan kalo langsung update dari microsoft, bisa-bisa diblokir lagi operating system Anda, tapi tenang…. saya udah siapkan update gratis untuk Anda, silahkan download disini
4. Lakukanlah backup data secara rutin. Hal ini akan mencegah Anda kehilangan data penting apabila laptop Anda ternyata masih terinfeksi virus. Jika sering menggunakan disket, flashdisk, harddisk eksternal, pada komputer/laptop yang dipakai oleh banyak orang, ingatlah selalu untuk melakukan scanning antivirus pada media penyimpanan tersebut sebelum Anda menjalankannya pada laptop kesayangan Anda.
5. Waspadalah terhadap lampiran/attachment email. Sampai saat ini, lampiran email merupakan sarana yang paling disukai oleh pmbuat virus untuk menyebarkan virus buatannya. Disamping mudah menipu penerima email, penyebaran via lampiran email juga berlangsung sangat cepat. Jangan pernah membuka suatu lampiran email sebelum melakukan scanning dengan program antivirus, walau email tersebut datang dari sahabat Anda sekalipun.
6. Berhati-hatilah saat mendownload program gratisan yang banyak ditawarkan di internet. Selalulah mengunduh dari situs yang terpercaya berdasarkan review banyak orang. Lakukan scanning installer program tersebut sebelum dipasang di komputer.
7. Saat melakukan browsing, maka sebaiknya berhati-hati terhadap website atau link yang disebar via program messangger.
Semoga bermanfaat
Langganan:
Postingan (Atom)
